![]() |
| Foto: Jalan tol, (ilustras. ist) |
Jambi (khabarsumatranews.com) – Pemerintah Indonesia mendukung PT Hutama Karya (Persero) melanjutkan pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat sepanjang ±198,13 kilometer sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II guna memperkuat konektivitas Provinsi Jambi dan Riau.
Pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi penghubung utama antara Provinsi Jambi dan Riau. Tol ini direncanakan memiliki panjang sekitar 198,13 kilometer dan masuk dalam pengembangan JTTS Tahap II yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya sebagai badan usaha jalan tol.
Berdasarkan laporan jambi.antaranews.com, proyek tersebut bertujuan untuk memperkuat konektivitas antarprovinsi, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera, khususnya di kawasan tengah.
Saat ini, PT Hutama Karya masih berada pada tahap perencanaan dan persiapan. Sejumlah dokumen teknis telah disusun, antara lain studi kelayakan, desain teknik, serta kajian lingkungan sebagai bagian dari persyaratan sebelum masuk ke tahap konstruksi fisik. Hal tersebut disampaikan melalui informasi resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dimuat di sahabat.pu.go.id.
Kementerian PUPR terus mendorong percepatan realisasi proyek Tol Jambi–Rengat karena dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan jaringan jalan tol di Sumatera Tengah dan mendukung pemerataan pembangunan antarwilayah.
Dukungan juga datang dari Komisi V DPR RI. Mengutip laporan harianmuba.disway.id, DPR RI mendorong agar pembangunan Tol Jambi–Rengat dapat dimulai pada 2026. Proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp49 triliun dan dinilai krusial untuk memperkuat ekonomi regional serta menekan disparitas antarwilayah.
Dari sisi teknis, desain awal tol direncanakan menggunakan konfigurasi 2×2 lajur dan dapat dikembangkan menjadi 2×3 lajur pada tahap berikutnya. Selain itu, sejumlah simpang susun dan rest area juga direncanakan untuk menunjang kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Tol Jambi–Rengat nantinya akan menjadi bagian penting dari backbone JTTS, menghubungkan Provinsi Jambi dan Riau, sekaligus mendukung akses ke kawasan produktif seperti pusat industri di Sungai Enok, destinasi wisata, serta kawasan strategis lainnya di Sumatera. Hal ini sebagaimana dilaporkan oleh jambi.antaranews.com.
Pemerintah berharap, keberadaan tol ini dapat menekan biaya logistik, memperlancar distribusi barang, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di kedua provinsi. (red)
