![]() |
| Foto: Gubernur membuka kegiatan lomba pacu perahu di sungai Batanghari, (IMCNews.ID) |
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, didampingi Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani serta jajaran pemerintah daerah.
Pembukaan Lomba Pacu Perahu Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Di wilayah perairan Sungai Batanghari, Provinsi Jambi.
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi sekaligus upaya melestarikan budaya pacu perahu dan menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan sungai.
Melalui penyelenggaraan rutin pacu perahu setiap tahun yang melibatkan partisipasi masyarakat di sepanjang aliran Sungai Batanghari.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Sudirman, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ditpolairud Polda Jambi, serta sejumlah kepala OPD terkait.
Gubernur Al Haris mengatakan, pacu perahu merupakan agenda tahunan yang harus terus dilestarikan karena memiliki nilai budaya dan potensi besar dalam membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan yang rutin kita laksanakan setiap tahun ini menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk melestarikan pacu perahu. Insyaallah tahun depan kita dekatkan momentum HUT Provinsi Jambi dengan kegiatan lomba perahunya,” ujar Al Haris.
Ia menambahkan, pelaksanaan pacu perahu ke depan diharapkan dapat semakin meriah jika diselenggarakan berdekatan dengan peringatan hari jadi Provinsi Jambi.
“Pelaksanaan lomba perahu tahun depan harus dekat dengan hari peringatan ulang tahun Provinsi Jambi, agar bisa lebih meriah,” tambahnya.
Menurut Al Haris, animo masyarakat di sepanjang aliran Sungai Batanghari terhadap pacu perahu sangat tinggi dan menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak muda pencinta olahraga air untuk meraih prestasi di masa mendatang.
“Even pacu perahu harus kita laksanakan setiap tahunnya. Animo masyarakat di sepanjang Sungai Batanghari sangat besar, ini menjadi ruang bagi anak-anak kita pencinta pacu perahu untuk menoreh prestasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Al Haris menekankan pentingnya dampak sosial dari kegiatan tersebut, khususnya dalam menjaga kebersihan Sungai Batanghari.
“Kita berharap multiplier effect dari perlombaan pacu perahu adalah ketika aktivitas di Sungai Batanghari semakin ramai, masyarakat tidak lagi membuang sampah dan tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat MCK. Kita terus mengampanyekan kebersihan sungai agar fungsi Sungai Batanghari kembali seperti dulu, bersih dan menjadi pusat perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat mulai terlihat.
“Saat ini kita sudah mulai hidup bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah ke sungai dan tidak ada lagi MCK di Sungai Batanghari, agar lingkungan dan sungai kita kembali bersih seperti dahulu,” pungkasnya. (net/red)
