Puan Maharani: APBN Harus Dikelola Secara Bertanggung Jawab demi Kesejahteraan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam pidatonya, Puan menekankan pentingnya pengelolaan APBN yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Foto: Tangkapan Layar/Instagram) 



Jakarta (khabarsumatranews.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan amanah rakyat yang harus dikelola secara bertanggung jawab serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pidato Penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Dalam pidatonya, Puan menekankan bahwa setiap kebijakan anggaran negara harus berorientasi pada kepentingan rakyat. Menurutnya, APBN bukan sekadar dokumen fiskal, melainkan instrumen penting untuk mendorong pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Setiap rupiah dalam APBN sudah semestinya memberi manfaat bagi rakyat," ujar Puan Maharani dikutip Akun Instagram DPR Ri,  Pada Rabu (22/7/26).

Ia mengatakan pengelolaan APBN harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel agar setiap alokasi anggaran dapat memberikan dampak yang optimal bagi pembangunan di berbagai sektor.

Puan juga menilai penggunaan anggaran negara harus mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga penguatan sektor ekonomi nasional.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan APBN tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan, pengawasan, dan partisipasi seluruh elemen bangsa agar pelaksanaannya tetap sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPR RI turut mengajak masyarakat untuk ikut mengawal penggunaan anggaran negara sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan publik.

"Kita kawal bersama ya, Sobat Parlemen, agar setiap rupiah memberi dampak positif yang nyata bagi bangsa Indonesia," kata Puan.

Pidato penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 tersebut menjadi salah satu agenda penutup DPR RI sebelum memasuki masa reses. Dalam pidato itu, Puan juga menyampaikan berbagai capaian dan agenda strategis DPR RI selama masa persidangan.

Pernyataan Ketua DPR RI tersebut menegaskan pentingnya pengelolaan APBN yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sehingga setiap kebijakan anggaran dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red)

Posting Komentar

0 Komentar