Singa Atlas Mengaum: Maroko Kalahkan Belanda Lewat Adu Penalti

Foto: Issa Diop menyundul bola untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit 90+1, memaksa laga Maroko vs Belanda berlanjut ke perpanjangan waktu dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, (FIFA).



Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Maroko dan Belanda di Stadion Monterrey, Guadalupe, berlangsung dramatis hingga 120 menit sebelum ditentukan melalui adu penalti.

Sejak peluit awal dibunyikan wasit Wilton Sampaio, kedua tim langsung bermain terbuka. Maroko lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali mengancam gawang Belanda.

Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/paraguay-ukir-kejutan-singkirkan-jerman.html 

Pada menit ke-20, Neil El Aynaoui hampir membawa Maroko unggul melalui sundulan, namun masih mampu diblok barisan pertahanan Belanda. Semenit berselang, Achraf Hakimi melepaskan tembakan tepat sasaran, tetapi berhasil diamankan kiper Belanda.

Belanda baru memberikan ancaman serius menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Micky van de Ven memperoleh peluang emas, namun penyelamatan gemilang kiper Maroko membuat skor tetap 0-0 hingga babak pertama usai.

Maroko kembali menguasai jalannya pertandingan selepas jeda. Bilal El Khannouss dua kali mengancam pada menit ke-58 dan 61, tetapi belum mampu memecah kebuntuan.

Para pemain Maroko merayakan kemenangan usai menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.





Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/argentina-tekuk-yordania-3-1-lionel.html

Belanda justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-72. Berawal dari umpan Crysencio Summerville, Cody Gakpo sukses menaklukkan kiper Maroko untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Dalam posisi tertinggal, Maroko melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang. Upaya tersebut membuahkan hasil pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90+1, Issa Diop mencetak gol penyeimbang melalui sundulan setelah menerima umpan Chemsdine Talbi. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

Memasuki babak tambahan waktu, pertandingan berlangsung semakin ketat. Maroko tampil lebih agresif dan nyaris berbalik unggul pada menit ke-97 melalui Soufiane Rahimi, namun tendangannya masih mampu diamankan penjaga gawang Belanda.

Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/02/kabar-baik-petani-harga-tbs-plasma-riau.html?m=1 

Belanda merespons dengan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Marten de Roon dan Justin Kluivert untuk menjaga keseimbangan permainan. Meski kedua tim saling menyerang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga 120 menit. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Belanda mendapat kesempatan pertama. Teun Koopmeiners sukses membuka skor adu penalti, sementara Neil El Aynaoui gagal menyamakan kedudukan.

Justin Kluivert kemudian gagal menjalankan tugasnya sehingga memberi harapan bagi Maroko. Soufiane Rahimi sukses mencetak gol, disusul Wout Weghorst yang menjaga peluang Belanda.

Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/prestasi-messi-statistik-klub-dan.html

Chemsdine Talbi kembali membawa Maroko unggul lewat eksekusi yang tenang. Quinten Timber kemudian gagal, begitu pula Achraf Hakimi yang tidak mampu memanfaatkan kesempatan untuk Maroko.

Drama berlanjut saat Crysencio Summerville juga gagal mengeksekusi penalti bagi Belanda. Kesempatan itu dimanfaatkan Ismael Saibari yang dengan tenang mencetak gol penentu kemenangan.

Maroko akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 3-2 setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit. Hasil tersebut mengantarkan Singa Atlas ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara Belanda harus mengakhiri langkah mereka di turnamen. (red)

Posting Komentar

0 Komentar