![]() |
| Foto: Gustavo Gomez Timnas Paraguay dan rekan satu timnya merayakan kemenangan Usai kalakan jerman Lewat Adu Pinalti , (Reuters). |
Dumai (khabarsumatranews.com) - Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 di tangan Paraguay pada babak 32 besar setelah kalah 3-4 dalam adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 hingga 120 menit di Stadiun Foxborough, Selasa (30/6/26).
Kekalahan tersebut menjadi kali pertama Jerman tumbang dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.
Julio Enciso membawa Paraguay unggul secara mengejutkan sebelum turun minum. Namun, Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan untuk Jerman pada menit ke-54 melalui gol ketiganya di turnamen ini.
Jonathan Tah sempat mencetak gol pada masa tambahan waktu, tetapi dianulir setelah tinjauan VAR. Laga pun berlanjut ke adu penalti yang berlangsung dramatis dengan momentum yang silih berganti.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/prestasi-messi-statistik-klub-dan.html
Kiper Paraguay, Orlando Gill, menjadi pahlawan setelah menggagalkan tendangan penalti Kai Havertz dan Nick Woltemade. Meski demikian, rekan-rekan setimnya sempat menyia-nyiakan dua kesempatan untuk mengunci kemenangan sebelum Jose Canale akhirnya mencetak gol penalti penentu setelah tendangan Jonathan Tah melambung di atas mistar gawang.
Hasil ini membuat Jerman kembali tersingkir lebih awal, meski untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Dunia 2014 mereka berhasil mencapai fase gugur.
Di sisi lain, Paraguay merayakan salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah mereka di Piala Dunia. Namun, mereka berpotensi menghadapi tantangan berat melawan Prancis di babak 16 besar apabila Les Bleus mampu mengalahkan Swedia.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, memberikan kesempatan kepada Deniz Undav untuk tampil sebagai starter pertama kalinya di turnamen ini setelah striker Stuttgart tersebut mencetak tiga gol dalam dua laga sebelumnya sebagai pemain pengganti.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/01/real-madrid-bidik-kemenangan-kontra.html?m=1
Undav masuk menggantikan Jamal Musiala, sementara Nathaniel Brown kembali mengisi posisi bek kiri setelah sebelumnya absen saat menghadapi Ekuador sebagai langkah pencegahan akibat cedera ringan.
Sementara itu, Paraguay kembali diperkuat Miguel Almiron setelah menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan. Ia sebelumnya menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah akibat menutupi mulut saat terjadi konfrontasi di lapangan, sesuai dengan peraturan baru FIFA.
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, telah meminta anak asuhnya memanfaatkan kesempatan langka ini sebaik mungkin. Mereka bahkan hampir mencetak gol saat pertandingan belum genap berjalan satu menit.
Junior Alonso berhasil menemukan ruang di tiang jauh melalui situasi sepak pojok, tetapi gagal menaklukkan Manuel Neuer.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/piala-dunia-2026-resmi-digelar-di-tiga.html
Kemenangan telak Jerman 7-1 atas Curaçao pada laga pembuka sempat memperlihatkan ketajaman lini serang mereka. Namun, hasil tersebut juga menutupi kelemahan yang selama ini kerap terlihat di lini depan.
Undav sempat melepaskan tembakan yang melenceng ketika Jerman kesulitan membongkar pertahanan rapat Paraguay. Mereka akhirnya harus membayar mahal setelah kehilangan organisasi permainan menjelang turun minum, yang dimanfaatkan Enciso untuk mencetak gol melalui sundulan.
Gol tersebut berawal ketika Paraguay berhasil merebut kembali penguasaan bola usai Neuer menepis tendangan sudut. Bola kemudian dialirkan ke sisi kanan kepada Matias Galarza yang melepaskan umpan silang akurat ke arah Enciso yang berdiri tanpa kawalan.
![]() |
| Aksi heroik kiper Paraguay menggagalkan penalti Kai Havertz di babak adu penalti. |
https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/argentina-tekuk-yordania-3-1-lionel.html
Hebatnya, itu merupakan gol pertama Paraguay di fase gugur Piala Dunia setelah gagal mencetak gol dalam lima pertandingan sebelumnya, termasuk saat kalah 0-1 dari Jerman pada babak 16 besar Piala Dunia 2002.
Jerman yang tampil kurang meyakinkan pada babak pertama memasukkan Leon Goretzka saat jeda. Namun, mereka hampir kembali kebobolan ketika umpan balik Joshua Kimmich yang kurang sempurna memaksa Neuer keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang Enciso menggandakan keunggulan.
Meski demikian, Jerman akhirnya mampu memecah kebuntuan ketika Florian Wirtz menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang yang disambut sundulan Kai Havertz ke sudut jauh gawang sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Paraguay kemudian kehilangan Enciso karena cedera. Absennya pemain andalan mereka membuat tekanan Jerman semakin meningkat dan memunculkan keyakinan bahwa gol kemenangan hanya tinggal menunggu waktu.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/02/pemprov-riau-dukung-penuh-gor-remaja.html
Namun, Orlando Gill kembali menunjukkan penampilan gemilang dengan menepis sundulan Havertz dari umpan silang Wirtz. Paraguay pun bertahan dengan penuh disiplin hingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Jonathan Tah sempat mengira dirinya telah membawa Jerman unggul melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok Nathaniel Brown. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menyatakan Waldemar Anton melakukan pelanggaran terhadap kiper Paraguay.
Anton kembali memperoleh peluang melalui situasi sepak pojok berikutnya, tetapi sundulannya tepat mengarah ke Orlando Gill. Paraguay akhirnya mampu meredam seluruh tekanan Jerman dan tetap tenang hingga memastikan kemenangan bersejarah melalui adu penalti, sekaligus menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. (red)



0 Komentar