Deddy Yevri Sitorus Kritik Parpol Koalisi yang Soroti Posisi PDIP: Fokus Urus Partai Sendiri

Foto: Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras terhadap sejumlah partai politik yang dinilainya terus mempertanyakan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan, (Via Facebook)



JAKARTA, (khabarsumatranews.com) – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus melontarkan kritik keras terhadap sejumlah partai politik yang dinilainya terus mempertanyakan posisi PDIP sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan. 

Deddy menilai sikap sejumlah partai koalisi tersebut tidak tepat dan terkesan mencampuri urusan internal PDIP. Menurutnya, setiap partai memiliki hak menentukan sikap politiknya masing-masing.

Baca Juga

https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/deddy-sitorus-soroti-masalah-pppk-dan.html 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus, melalui keterangan yang dilansir Sindonews.com, pada Minggu (21/6/26).

Kritik tersebut disampaikan pada Minggu, 21 Juni 2026, menyusul munculnya sejumlah pernyataan dari partai politik yang mempertanyakan posisi PDIP di luar pemerintahan.

Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/02/anggota-mpr-ri-sri-meliyana-laksanakan.html?m=1

Menurut Deddy, sistem ketatanegaraan Indonesia tidak mengenal oposisi secara formal. Ia menegaskan bahwa yang ada hanyalah partai yang berada di dalam pemerintahan dan partai yang berada di luar pemerintahan. Karena itu, ia menilai tidak semestinya partai-partai koalisi ikut mengomentari posisi politik PDIP.

"Kami menghormati pilihan politik masing-masing. Kenapa sekarang malah ramai-ramai partai koalisi sibuk mengurusi internal PDI Perjuangan? Ini tidak berhak dan tidak etis," ujar Deddy.

Baca Juga:

https://www.khabarsumatranews.com/2026/06/konferensi-pers-di-dpr-ri-mahasiswa.html

Deddy menegaskan PDIP tetap menghormati pilihan politik seluruh partai. Namun, ia mengingatkan agar partai-partai koalisi lebih fokus membenahi organisasi masing-masing daripada mencampuri urusan partai lain.

"Saya melihat sikap partai-partai ini sungguh mengherankan dan tidak pada tempatnya. Fokus mengurus partainya sendiri yang sedang digerogoti. Jangan sampai nanti kalah oleh partai pendatang baru," tegasnya. (red)

Posting Komentar

0 Komentar