Komisi XI DPR RI Setujui Tiga Calon Pimpinan Bank Indonesia Periode 2026–2031, Apa Visi-Misinya?

Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, dengan atap hijau ikonik dan patung Ir. Soekarno di halaman depan di bawah langit biru cerah. (Foto : Dok) 



Jakarta (khabarsumatranews.com) - Komisi XI DPR RI menyetujui dan menetapkan tiga calon pimpinan Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 setelah menyelesaikan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi DPR RI, @dpr_ri, tiga calon tersebut yakni Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, serta Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

BACA JUGA
Konferensi Pers di DPR RI, Mahasiswa Minta Pemerintah Jaga Ekonomi dan Harga Bahan Pokok

Keputusan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro setelah proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap ketiga calon pimpinan BI selesai dilaksanakan.

"Komisi XI DPR RI berdasarkan musyawarah untuk mufakat menyetujui dan menetapkan Saudari Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031, Saudari Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2026-2031, dan Saudara Solikin M. Juhro sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031," kata Fauzi Amro, Senin (31/8/26) 

Visi Destry Damayanti

BACA JUGA
Deddy Sitorus: Soroti Masalah PPPK dan Honorer di Raker Komisi II DPR Bersama Kemendagri dan PAN-RB

Dalam uji kelayakan dan kepatutan, Destry Damayanti memaparkan sejumlah fokus gagasan terkait arah kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Salah satu fokusnya adalah memperkuat stabilitas rupiah melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

Destry juga menekankan digitalisasi keuangan yang inklusif, dengan mendorong akselerasi keuangan digital yang aman dan dapat diakses masyarakat secara luas.

BACA JUGA
Anggota MPR RI Sri Meliyana Laksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Lhat

Selain itu, ia mendorong sinergi kebijakan melalui peningkatan koordinasi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Aida S. Budiman Fokus pada Pasar Keuangan

Sementara itu, Aida S. Budiman membawa sejumlah pandangan mengenai penguatan sektor keuangan nasional.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pendalaman pasar keuangan domestik. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan ketahanan perekonomian Indonesia dalam menghadapi gejolak dan ketidakpastian ekonomi global.

BACA JUGA
Audit Internal, BGN Temukan Anomali 414 Dapur Gizi, Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

Aida juga menekankan perlunya kebijakan makroprudensial yang adaptif sehingga dapat memberikan dukungan terhadap sektor riil. Selain itu, optimalisasi transmisi kebijakan moneter dan peningkatan tata kelola internal Bank Indonesia turut menjadi bagian dari agenda yang disampaikannya.

Solikin M. Juhro Dorong Ekonomi Hijau dan UMKM

Adapun Solikin M. Juhro menyoroti pengembangan ekonomi hijau serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA
Debu Berterbangan di Area Pelabuhan Dumai, Fatahuddin, SH, Minta Aktivitas Bongkar Muat Dihentikan

Ia mendorong perluasan akses pembiayaan bagi sektor yang mendukung ekonomi berkelanjutan, termasuk pelaku UMKM. Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan dapat menjadi salah satu faktor dalam memperkuat kapasitas sektor tersebut.

Solikin juga menempatkan riset ekonomi sebagai salah satu landasan penting dalam penyusunan kebijakan. Di sektor digital, ia menekankan perlunya peningkatan efisiensi sekaligus keamanan infrastruktur sistem pembayaran.

BACA JUGA
Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik S. Deyang

Tahapan Seleksi Calon Pimpinan BI

Uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi XI DPR RI merupakan bagian dari proses penilaian terhadap calon pimpinan Bank Indonesia.

Dalam tahapan tersebut, masing-masing kandidat menyampaikan visi, misi, serta strategi yang akan dijalankan apabila mendapat amanah menduduki jabatan yang diusulkan.

Pembahasan mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari stabilitas moneter dan nilai tukar, ketahanan sistem keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, hingga dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA
Kepala BGN Tegaskan Dapur SPPG yang Gunakan Minyakita Akan Ditegur hingga Ditutup Jika Membandel

Dengan persetujuan Komisi XI DPR RI, Destry Damayanti, Aida S. Budiman, dan Solikin M. Juhro selanjutnya menjadi calon untuk masing-masing posisi Gubernur Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031. (*) 

Penulis : Hasan Basri

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama