![]() |
| Foto: Erling Haaland Norwegia (kiri), Leonel Messi Argentina ( Tengah), Kylian Mbappé (kanan), (Mode Ai Gemini). |
Dumai (khabarsumatranews.com) - Persaingan memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak atau adidas Golden Boot Piala Dunia FIFA 2026 semakin sengit. Hingga berakhirnya babak 16 besar, Lionel Messi (Argentina), Kylian Mbappé (Prancis), dan Erling Haaland (Norwegia) sama-sama mengoleksi tujuh gol, menjadikan persaingan menuju penghargaan individu tersebut masih terbuka lebar, senin (6/7/26).
Ketiga penyerang tampil konsisten sepanjang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kontribusi mereka tidak hanya terlihat dari produktivitas mencetak gol, tetapi juga keberhasilan membawa tim nasional masing-masing melaju ke fase gugur kompetisi.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/07/gol-penentu-bawa-spanyol-melaju.html
Haaland menyamai koleksi tujuh gol setelah mencetak dua gol saat Norwegia menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar. Penampilan tersebut semakin mengukuhkan perannya sebagai ujung tombak utama Norwegia sekaligus menjaga peluang negaranya melangkah lebih jauh di turnamen.
Sementara itu, Messi kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin Argentina melalui penampilan konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Meski telah memasuki penghujung karier internasionalnya, kapten Argentina tersebut tetap menjadi andalan tim dalam menciptakan peluang dan mencetak gol di pertandingan-pertandingan penting.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/07/brasil-tersingkir-norwegia-menang-2-1.html
Di kubu Prancis, Mbappé kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Kecepatan, penyelesaian akhir, dan kemampuannya menciptakan ruang membuat pemain berusia 27 tahun itu terus menjadi ancaman bagi lini pertahanan lawan sepanjang turnamen.
Berdasarkan regulasi FIFA, penentuan pemenang adidas Golden Boot tidak hanya didasarkan pada jumlah gol. Jika terdapat dua atau lebih pemain dengan jumlah gol yang sama, penentuan dilanjutkan melalui jumlah assist. Apabila masih imbang, penghargaan diberikan kepada pemain yang mencatatkan waktu bermain lebih sedikit.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/07/argentina-dipaksa-kerja-keras-gol-bunuh.html
Dengan aturan tersebut, persaingan di antara Messi, Mbappé, dan Haaland diperkirakan akan berlangsung hingga pertandingan-pertandingan terakhir. Setiap gol maupun assist yang dicatatkan pada babak perempat final, semifinal, hingga final berpotensi menentukan siapa yang berhak membawa pulang penghargaan tersebut.
Selain ketiga pemain tersebut, sejumlah penyerang lain juga masih memiliki peluang mengejar daftar pencetak gol terbanyak apabila mampu tampil produktif pada laga-laga berikutnya. Namun, selisih gol yang ada membuat Messi, Mbappé, dan Haaland tetap menjadi kandidat terkuat untuk meraih Golden Boot.
https://www.khabarsumatranews.com/2026/07/prancis-gilas-swedia-3-0-mbappe-cetak-2.html
Sementara itu, Harry Kane (Inggris) membayangi di posisi berikutnya dengan lima gol, sehingga persaingan daftar pencetak gol terbanyak masih terbuka hingga babak perempat final.
Persaingan ketat menuju penghargaan pencetak gol terbanyak menjadi salah satu daya tarik utama Piala Dunia 2026. Selain menentukan prestasi individu, produktivitas para penyerang tersebut juga akan sangat memengaruhi peluang tim masing-masing dalam upaya merebut gelar juara dunia. (red)


0 Komentar