IHSG Melonjak 4,59 Persen ke Level 6.283,53, ANTM dan BBRI Jadi Motor Penguatan Pasca Rapat DPR, Menkeu, BI, dan OJK

Foto: Grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), warna hijau, latar belakang warna hitam (Tangkapan Layar)



PEKANBARU, (khabarsumatranews.com) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan tajam pada perdagangan Senin (15/6/2026). Hingga pukul 14.26 WIB, IHSG melonjak 275,88 poin atau 4,59 persen ke level 6.283,53, dari posisi penutupan sebelumnya di angka 6.007,66 poin.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu penguatan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir dan terjadi pasca meningkatnya optimisme pelaku pasar setelah adanya koordinasi antara DPR RI, Menteri Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

IHSG mengalami penguatan signifikan sebesar 275,88 poin atau 4,59 persen. Indeks sempat menembus level psikologis 6.300 poin sebelum bergerak stabil di zona hijau pada pertengahan sesi perdagangan kedua.

Penguatan pasar ditopang aksi beli investor domestik maupun asing. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi penggerak utama setelah melonjak 9,82 persen ke level Rp3.130 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 5,61 persen ke posisi Rp3.010 per saham.

Pergerakan tersebut tercatat pada Senin, 15 Juni 2026, tepatnya pukul 14.26 WIB, saat perdagangan sesi kedua masih berlangsung.

Kenaikan terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sejalan dengan sentimen positif yang juga melanda pasar saham regional maupun global.

Meningkatnya kepercayaan investor dinilai menjadi pemicu utama penguatan IHSG. Optimisme pasar muncul setelah pemerintah bersama DPR RI, BI, dan OJK memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar. 

Selain itu, sentimen eksternal turut mendukung. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 4,99 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,54 persen, sementara S&P 500 Amerika Serikat bertambah 0,50 persen.

IHSG dibuka menguat sejak awal perdagangan dan terus bergerak naik secara konsisten. Setelah sempat menembus level 6.300 poin, indeks mengalami koreksi tipis usai jeda istirahat siang. Namun, tekanan jual masih dapat diimbangi oleh kuatnya minat beli sehingga IHSG tetap bertahan kokoh di zona hijau hingga pertengahan sesi kedua.

Penguatan ini memberi harapan baru bagi pelaku pasar setelah sebelumnya IHSG mengalami tekanan cukup dalam akibat ketidakpastian global dan pelemahan sentimen domestik. Kini, pasar menantikan keberlanjutan langkah konkret pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga momentum pemulihan kepercayaan investor. (*)

Posting Komentar

0 Komentar